MENGASIHI TUHAN MENGASIHI SESAMA

Ayub 29:4, 12.

Ketika kita mendengar tokoh Alkitab yang bernama Ayub biasanya kita teringat akan tiga hal ini:

  • kehidupannya yang begitu saleh,
  • penderitaannya yang ekstrem, dan
  • berkat dua kali ganda setelah ujian hidup.

Kehidupan yang saleh tentu saja jadi nilai kita sebagai pengikut Kristus. Karena kita memiliki kuasa ilahi (yaitu kuasa Roh Kudus) untuk dapat hidup seperti itu. 2Petrus 1:3. Berkat dua kali ganda juga tidak ada yang menolak. Tetapi penderitaan (dalam hati kita dan doa kita), harapannya tidak terjadi. Meskipun secara akal pikiran kita tahu kita tidak bisa menghindar dari penderitaan selama di dunia ini.

Namun demikian kita juga dapat belajar tentang hidup Ayub yang melayani dengan doa, daya, dan dana. Ini bisa nantinya jadi misi kita dunia.[1] Ketiga hal ini dilakukan Ayub sebagai cerminan hidupnya yang saleh. Cara hidup Ayub ini bahkan dibanggakan oleh Tuhan. Ayub 1:8, 2:3.  

DOA

Mari pertama-tama kita belajar pelayanan doa yang Ayub lakukan. Ia adalah seseorang yang berdoa untuk keluarganya, dan sesamanya. Kita baca dalam Ayub 1:5 ia menguduskan anak-anaknya, dan memberikan kurban bakaran untuk Tuhan demi anak-anaknya. Ini adalah bentuk doa dan pengakuan dosa di hadapan Tuhan.

Ayub juga melakukan ini saat Allah murka kepada teman-temannya yang berkata tidak benar tentang Tuhan saat menasihati Ayub. Ayub 42:7. Tuhan berfirman bahwa doa Ayub sajalah yang akan didengarNYA. Ayat 8. Ini pelayanan yang luar biasa, tetapi seringkali diremehkan.

Kita berpikir doa semata-mata adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhan. Matius 6:6. Memang doa adalah ranah privat, namun itu jika dibandingkan dengan melakukannya untuk dilihat orang. Ayat 5. Alkitab banyak mencatat bahwa doa juga bisa dilakukan dengan orang-orang lain. Matius 18:19-20, Kisah Para Rasul 4:23-24.

Jadi layanilah Allah dengan doa kita dan lakukanlah itu dengan tekun. Roma 12:12. Namun jangan lupakan bahwa doa adalah juga pelayanan kita kepada sesama. Itu kita lakukan untuk sesama kita. Efesus 6:18. Demikian juga itu kita bisa lakukan untuk mendukung pelayanan-pelayanan lain, misalnya untuk pelayanan misi. Kolose 4:2-3.

DAYA

Kedua, kita belajar bahwa Ayub juga mengerahkan daya dan usaha untuk melayani sesamanya. Ayub 29:12-17.  Dari ayat-ayat ini kita lihat bahwa Ayub melayani dengan:

  • menyelamatkan orang sengsara,
  • menolong anak piatu (tidak beribu-bapak),
  • menolong orang yang nyaris binasa (karena tuduhan, atau kemiskinan ekstrem)[2],
  • menolong janda sampai hatinya bersukaria,
  • menuntun orang-orang dengan kekurangan fisik,
  • menjadi sponsor bagi yang kekurangan secara finansial,
  • menjadi penolong dengan menyelidiki akar masalah orang yang berperkara,
  • membela yang dicurangi, bahkan melepaskan mereka dari penindas.

Pelayanan-pelayanan ini tersedia di gereja lokal, bahkan sebenarnya jemaat bisa memulai suatu pelayanan yang mungkin belum ada. Ingat perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan itu memuliakan Bapa di Surga. Matius 5:16.

DANA

Ketiga, semua yang Ayub lakukan di atas menunjukkan ada dana yang harus dikeluarkan, baik untuk berkurban, dan juga untuk menolong. Saya percaya ini juga yang menjadi bagian dari rencana Tuhan dengan memberkati Ayub lebih dari yang dimilikinya sebelum ujian ilahi. Ayub 42:12. Karena Tuhan tahu Ayub memakai berkat itu untuk melayani Tuhan dan sesama.

Kita tidak perlu menunggu menjadi kaya secara finansial untuk bisa mengasihi Tuhan melalui pelayanan. Jangan kita kalah dengan janda miskin di Markus 12:42-43. Demikian juga jangan sampai kita memberi atau menunjukkan kemurahan hati dengan sedih. Roma 12:8.

Doa, daya, dan dana adalah bentuk kita mengasihi Tuhan dan sesama. Kita pada dasarnya adalah hamba Allah kita melakukan ini bukan untuk dipuji. Lukas 17:7-10. Ini adalah panggilan kita. 1Korintus 7:22-23. Kita lunas dibayar oleh darah Yesus. Mari layani dia dengan apa yang kita miliki.


[1] Jeff Minandar, “Misi Kita di Dunia”, https://jeffminandar.com/sermons/sermon-outlines/misi-kita-di-dunia/. Terakhir diakses 4 Juli 2026.

[2] Albert Barnes, Barnes’ Notes on the Whole Bible, https://www.studylight.org/commentaries/eng/bnb/job-29.html. Last accessed July 4th, 2026.

Leave a comment