Kolose 1:11-12.
Kehidupan Kristen tidak bisa lepas dari kuasa Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus tidak ada yang dapat menggerakkan kita secara murni untuk melakukan hal-hal baik dalam Kerajaan Terang. Terlebih lagi memiliki kekuatan untuk melakukannya dengan tekun dan sabar sampai Hari Tuhan datang.
Pemahaman tentang Roh Kudus lekat sekali dengan bagaimana kita memahami trinitas. Hal ini seringkali berusaha dijelaskan dengan ilustrasi-ilustrasi yang sampai sekarang belum bisa dengan tepat menggambarkan Oknum Allah, Tiga di dalam Satu. Karena memang ilustrasi dimaksudkan sebagai alat bantu memahami suatu konsep. Namun bukan kemudian menjadikan ilustrasi/perumpamaan suatu definisi sempurna dari suatu hal.
Ada beberapa ilustrasi mengenai trinitas yang sering saya dengar, dan mungkin jemaat juga pernah dengar:
- Ilustrasi air.
Gambarannya bahwa air dapat berubah bentuk menjadi 3 zat yang kita kenal: cair, gas, dan padat. Tetapi ilustrasi ini akan bermasalah karena akhirnya manusia bisa berpikir bahwa Allah hanya berganti-ganti bentuk saja.
- Ilustrasi matahari.
Gambarannya dari matahari kita mendapati 3 fenomena: benda matahari (bintang) yang eksis sebagai sumber cahaya, cahaya matahari yang terlihat, dan panas matahari yang dirasakan. Meskipun memperlihatkan ada satu sumber yang mengerjakan 3 aspek (Mazmur 36:10, Yohanes 1:9, Kisah Para Rasul 2:3-4) dalam hidup manusia, tetapi ilustrasi ini mereduksi peran cahaya dan panas menjadi seperti efek saja dari sumbernya. Padahal harusnya masing-masing oknum Allah adalah pribadi yang berelasi.
- Ilustrasi tiga lingkaran.
Gambarannya masing-masing lingkaran ada Satu Pribadi, dan irisan antara ketiga lingkaran itu adalah Satu Hakikat Keilahian. Meskipun ketiganya adalah Satu Allah, masing-masing Pribadi mengerjakan bagiannya dan berelasi satu sama lain. Sekali lagi ilustrasi ini terbatas dalam penggambaran dinamis satu pribadi Allah dengan yang lainnya. Pada saat yang sama manusia bisa melihat lingkaran-lingkaran itu sebagai tiga Allah.
Trinitas adalah suatu misteri ilahi, karena siapakah manusia ciptaan, di hadapan Allah, Sang Pencipta. Tetapi satu hal yang pasti kita akan melihat sosok Tuhan Yesus Kristus di Surga nanti. Wahyu 4:2. Yesus, saat masih di muka bumi, pernah berkata bahwa ada kuasa/kemampuan yang akan diterima oleh mereka yang percaya dan setia menantikan Janji Allah. Kisah Para Rasul 1:8. Janji Allah yang dimaksud pernah Yesus sampaikan di Yohanes 14:16. IA adalah Roh Kudus, kuasa yang dapat menolong, kuasa yang akan menyertai kita.
Lalu apa yang kuasa itu dapat lakukan? Kembali ke satu ayat yang ditulis di Kolose 1:10. Kita dimampukan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik. Bukankah itu adalah gambaran pelayanan-pelayanan kita? Melayani keluarga, melayani komunitas kecil, melayani Gereja Tuhan, melayani kota dan bangsa. Semua pelayanan tidak mudah untuk dilakukan secara murni dalam jangka waktu yang panjang. Karena tidak mudah untuk memiliki alasan dan prioritas yang benar saat kita melakukan suatu pelayanan. Lukas 10:19-20.
Kita perlu kuasa Roh Kudus. Yesus juga pernah mengajarkan untuk meminta kuasa Roh Kudus. Lukas 11:13. Sekarang apakah kita rindu dan mau memintanya? Mintalah supaya kita mampu melayani sesuai dengan kehendakNYA.

Leave a comment