PENUH ROH KUDUS DAN MELAYANI

Kisah Para Rasul 4:31.

Bagian akhir dari Rencana Allah dalam Yesus, selama kehadiranNYA di muka bumi, adalah kenaikanNYA ke Surga. Rencana Allah dikerjakan sesuai dengan pelaksanaan peran dari masing-masing Pribadi Ilahi. Kita sempat membahas mengenai trinitas atau tri-tunggal, Allah yang esa dalam tiga Pribadi Ilahi.

Pribadi yang pertama adalah Allah Bapa. DIA adalah pencipta dan penyedia (Ing.: provider). Yohanes 14:2a. Perhatikan kata “banyak” di ayat ini. IA menyediakan dengan berlimpah. Sesuai dengan karakterNYA yang dapat kita perhatikan dari kisah penciptaan. Kejadian 2:16.

Pribadi yang kedua adalah Allah Anak. DIA adalah penebus (Ing.: redeemer). Galatia 4:5. Sang Anak memberi kepada kita kasih karunia, sehingga kita yang adalah ciptaan, dapat memanggil Pencipta kita sebagai Bapa. Ayat 6. Hal ini tidak lepas dari karya Roh Kudus dalam hati kita.

Pribadi yang ketiga adalah Allah Roh Kudus. DIA adalah penghibur (Ing.: comforter). Yohanes 14:26. Roh Kudus menjadi penggenapan janji Ilahi (Kisah Para Rasul 2:16, Yoel 2:28). Hal menghibur kita adalah bahwa Allah selalu menyertai kita, mengajar kita, dan mengingatkan kita akan hal-hal yang penting, yaitu perkataan Kristus.

Jadi ketika Yesus naik ke Surga sebenarnya manusia mendapat hal yang lebih penting dari pada sosok Ilahi dalam keberadaan Yesus. Karena Roh Kudus bisa hadir tak terbatas oleh waktu, ruang, dan tempat. Bandingkan dengan keberadaan Yesus setelah IA bangkit. Lukas 24:31, 50-51. Yesus sendiri berkata akan lebih baik kalau IA pergi dan Roh Kudus datang. Yohanes 16:7.

Namun demikian Roh Kudus tidak diberikan kepada kita hanya sebagai emblem atau tanda pengenal bahwa kita pengikut Kristus. Apalagi kalau motivasinya salah. Kisah Para Rasul 8:15-20. Tetapi Roh Kudus diberikan kepada kita supaya kita menjadi saksi Kristus. Kisah Para Rasul 1:8.

Inilah esensi dari melayani Kristus. Kita melakukannya karena kita memiliki kuasa. Sama seperti kita berbuat baik, karena Yesus sudah menyerahkan diriNYA dan menyelamatkan kita. Titus 2:11-15. Demikian juga kita melayani Tuhan karena kuasa itu, Roh Kudus, memenuhi kita, sehingga kita berani melayani. Kisah Para Rasul 4:31. Keberadaan kita sebagai pelayan Tuhan adalah kesaksian hidup bahwa kuasa itu ada pada kita.

Leave a comment