Berdoa ala Yesus

BERDOA MENURUT YESUS – Apa yang Yesus katakan dan tunjukkan?

Topik berdoa adalah topik yang tidak akan ada habis-habisnya dibahas dalam kehidupan kita sebagai pengikut Kristus. Seorang pengikut Kristus lebih dari sekedar fans.

Menarik dibahas adalah sikap Yesus dalam berdoa. Mari kita lihat beberapa contoh kejadian yang dituliskan oleh para penulis Injil.

  1. Matius 5:44. Kata “doa” (dalam Bahasa Indonesia) yang pertama ditemukan dalam Injil Matius, menuliskan tentang ajaran Yesus untuk berdoa bagi yang “menganiaya” kita.
  2. Markus 11:24. Dalam ayat sebelumnya (ayat 23) Yesus mengajar mengenai ketetapan hati (iman), kemudian di ayat ini (ayat 24) Yesus mengajar tentang “melihat” jawaban doa jauh melebihi apa yang dilihat mata jasmani. Menariknya di ayat berikutnya (ayat 25) kembali diingatkan tentang mengampuni (hubungan dengan poin pertama).
  3. Lukas 22:41-42. Yesus mengajar tentang bagaimanapun pada akhirnya bukan kehendak kita, namun kehendak Bapa yang terjadi.

Sebagai penutup, saya rasa penting untuk diingat bahwa doa seharusnya bukan untuk memuaskan kemauan atau keinginan kita seperti yang diingatkan Rasul Yakobus dalam Yakobus 4:3.

Saat Anda Mengeluh, Ingatlah Doa-Doa Yang Pernah Terucap

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya karena ia tak bisa melihat. Ia membenci semua orang termasuk kekasih yang setia mendampinginya. Ia berkata pada kekasihnya bahwa bila ia bisa melihat dunia, ia akan menikahi kekasihnya.

Suatu hari ia mendapatkan donor mata dan ia bisa melihat dunia yang begitu luas. Sang kekasihpun bertanya, “Kini setelah kau bisa melihat semuanya, maukah kau menikah denganku?”

Sang gadis melihat kekasihnya dan terkejut karena mengetahui kekasihnya buta. Ia pun menolak untuk menikahinya. Dengan patah hati, sang pria meninggalkan wanita itu dan beberapa hari kemudian mengirimkan surat yang mencengangkan bagi sang kekasih. “Tolong jaga baik-baik sepasang mataku yang kini jadi milikmu, Sayang.”

Kisah di atas adalah sebuah gambaran mengenai perubahan dalam otak manusia ketika statusnya berubah. Banyak orang lupa dengan apa yang pernah mereka katakan dan siapa yang selalu ada di sisi mereka saat mereka sedang dalam masa yang sulit. Kita selalu melantunkan doa-doa, namun juga menerimanya dengan syarat. Seperti sang gadis yang bisa melihat lagi, saat doanya terkabul, ia menelan ludahnya sendiri dan mengecewakan dia yang selalu ada di sampingnya.

Ibarat kita yang berdoa hingga jungkir balik agar mendapatkan jodoh. Namun setelah mendapatkan jodoh, kita menyia-nyiakan kebaikannya, mengeluh dia tak seperti ini atau seperti itu. Ada pula yang berdoa tengah malam agar rejeki lancar. Begitu, terkabulkan dan menjadi mapan, lupa untuk menggunakan dengan bijak. Malah mengeluh masih banyak hal yang belum bisa didapatkan.

Berapa kali kita mengemis lewat doa namun saat diberi kita seperti lupa siapa kita sebelumnya? Berapa kali kita memohon namun saat diberi malah menyianyiakannya? Hidup ini adalah anugerah atas doa-doa yang kita panjatkan dan perbuatan-perbuatan yang kita lakukan. Syukuri dan jagalah saat mereka datang. Tak ada hal yang sempurna, namun selalu ada hal yang terbaik yang dianugerahkan pada kita. (Sumber: Anonim)             

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s