MELAYANI TUBUH KRISTUS

Kolose 3:15-16.

Pemahaman kita bahwa Yesus adalah kepala jemaat. Efesus 4:15. Karena IA adalah kepala, maka Gereja atau Jemaat digambarkan sebagai Tubuh Kristus. Menariknya di ayat 16 dikatakan bahwa ikatan ini terjadi karena antar anggota Tubuh Kristus saling melayani dan bertumbuh dalam kasih.

Dalam setiap hubungan selalu akan ada perubahan. Tetapi apapun yang terjadi tetap sikap melayani adalah komponen yang tidak dapat hilang. Dalam rangkaian peristiwa penyaliban Yesus ada 2 peristiwa yang menunjukkan pelayanan dalam suatu hubungan:

  1. Peristiwa saat Yesus tergantung di kayu salib, ada kasih yang terpancar saat Yesus melihat Maria, ibuNYA, dan Yohanes, muridNYA. Yohanes 19:25-27.

    Komitmen yang tidak terguncangkan dapat kita lihat dari orang-orang yang hadir di sekitar salib Yesus. Dari 12 murid Yesus, hanya 1 murid yang hadir, murid yang dikasihiNYA. Individu-individu lainnya yang tercatat adalah perempuan-perempuan yang hidupnya bersentuhan dengan kasih Yesus.

    Kita juga melihat bagaimana Yesus setia sampai akhir dalam menunjukkan tanggungjawabNYA sebagai bagian dari keluarga Yusuf dan Maria. Dari pembacaan ayat-ayat ini kita memahami apa yang disampaikan Simeon kepada Maria setelah Yesus lahir. Lukas 2:35. Ada komentator Alkitab yang menyatakan Yesus memahami kondisi Maria, dan karena itu IA menyampaikan tentang status Maria dan Yohanes.

    1. Peristiwa saat Yesus tergantung di kayu salib ada “pertukaran yang indah” saat IA berseru kepada Allah. Matius 27:46.

      Ada komentator Alkitab yang melihat seruan Yesus adalah kutipan dari Mazmur 22:2. Ini adalah salah satu saat dimana Yesus menegaskan tujuan kedatanganNYA. IA datang untuk rencana Allah demi keselamatan banyak orang. Kita bisa melihat itu juga di mazmur yang barusan kita baca, tepatnya di ayat 28.

      Kita mengingat bahwa Yesus selalu menyebut Allah sebagai “BapaKU yang di Surga”. Matius 7:21. Namun kini saat IA menanggung dosa kita di kayu salib, ada “pertukaran”, kita yang berdosa, diampuni dosanya. 2Korintus 5:21. Mereka yang hanya memanggil Allah sebagai Tuhan, kini bisa memanggil Allah sebagai Bapa. Pada saat yang sama, oleh karya salib Yesus, Gereja lahir. Matius 16:16-18.

      Dari peristiwa di atas kayu salib kita dapat memahami bahwa Allah setia. IA menggenapi pendamaian manusia dengan Allah lewat pelayanan dan pengorbanan Yesus. Kejadian 3:15, 21; 1Yohanes 4:10. Sekarang kita yang menerima kesetiaan Allah, kita dipanggil untuk menjadi satu tubuh. Tubuh Kristus itu adalah Gereja, kumpulan orang percaya. Kita juga diingatkan untuk membalas kesetiaan dan pengorbanan Yesus dengan setia melayani dalam perkumpulan-perkumpulan di Gereja. Kolose 3:16.

      Leave a comment