TOTALITAS MELAYANI

Roma 12:11.

Saat kita membahas Visi (Membangun keluarga Kristen yang mengasihi serta melayani Tuhan dan sesama) dan Misi (Menjangkau jiwa dengan Injil, membina hingga dewasa dalam Kristus dan melayani) dari GPdI Mahanaim Tegal, kita memahami bahwa visi dan misi tersebut dapat dipadatkan seperti dalam tag line/slogan Nilai Mahanaim yang sering kita lihat dan dengar, yaitu Mengasihi, Melayani, dan Memperlengkapi.

Kalau sekali lagi Jemaat perhatikan, kata “melayani” disebutkan baik di dalam pernyataan visi maupun dalam pernyataan misi Gereja kita. Jadi ini adalah hal yang seharusnya menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan kita sebagai jemaat lokal. Namun saya ingin membawa Jemaat pada pemahaman bahwa Gembala, sebagai pimpinan jemaat tidak memunculkan visi dan misi ini dari ketiadaan. Demikian juga nilai Mahanaim yang diambil dari visi dan misi itu juga bukan sekadar untuk permainan kata (3M). Gembala Jemaat, seperti yang ditunjukkan Paulus di 2Tesalonika 1:11-12, mempersiapkan, supaya jemaat layak bagi panggilan Allah dan nama Allah dimuliakan dalam jemaat. Demikian juga tujuan akhirnya kita mendapat bagian dalam kemuliaan Ilahi. Jemaat tentu ingat tentang diagram “Pengharapan akan Kemuliaan”.

Saya ajak kita melihat ke konteks dari ayat yang kita sudah baca di dalam Roma 12:11. Paulus sedang menasihati jemaat di Roma bagaimana orang-orang percaya seharusnya memahami tentang hal-hal ini:

  1. Bahwa pelayanan kepada Allah yang benar, berbeda dengan pelayanan yang dunia ini kenal. Cara pandang mengenai pelayanan persembahan, dan dasar pemikirannya juga berbeda. Roma 12:1-3.
  2. Bahwa pelayanan adalah pekerjaan satu di antara banyak bagian yang lain, seperti fungsi tubuh manusia. Ayat 4-8.
  3. Bahwa pelayanan harus didasari oleh kasih yang tulus, khususnya pada sesama yang dapat kita lihat. Ayat 9-10.

Baru kemudian kita bertemu dengan nasihat untuk tidak mengendorkan kerajinan, karena hidup orang percaya adalah tentang pelayanan! Layanilah Tuhan, kata Paulus. Ayat 11.

GPdI Mahanaim Tegal adalah jemaat lokal dimana kita semua melayani bersama di tempat ini. Kita bersyukur Tuhan mengaruniakan pelayan-pelayan penuh waktu yaitu para staf Gereja. Masing-masing mereka tergabung dalam tim-tim kerja yang menggarap pekerjaan pelayanan dengan cakupan yang luas. Jadi staf Gereja tidak hanya bekerja di hari Minggu. Sama seperti Jemaat yang bekerja, staf Gereja juga punya jam kerja yang bisa jadi sama dengan pegawai kantor.

Berikut ini tim-tim kerja tersebut:

  1. Tim Budaya dan Penginjilan
  2. Tim Media Online
  3. Tim Ibadah Raya, Ibadah Khusus, dan Mahanaim Worship
  4. Tim Editing Easy Worship, Inventaris PC & Laptop
  5. Tim KeMah (Keluarga Mahanaim), Mahanaim Care, Birthday
  6. Tim Inventaris
  7. Tim Maintenance (Perawatan)
  8. Tim Perjamuan & Persembahan
  9. Tim Rumah Pelayanan & PPA (Pusat Pengembangan Anak)
  10. Tim Doa, Kunjungan, dan Konseling
  11. Tim Litbang (Penelitian dan Pengembangan), Sahabat Mahanaim
  12. Tim Kedisiplinan & Kelengkapan

Mengingat apa yang Gembala sampaikan tentang “jemaat yang melayani” di khotbah minggu pertama bulan Agustus 2023. Saya rasa tidak salah kalau saya kembali mendorong jemaat untuk juga terlibat dalam pelayanan yang sangat beragam di jemaat lokal kita ini. Seperti yang jemaat lihat staf Gereja melayani bukan saja pelayanan-pelayanan mimbar, tetapi juga pelayanan-pelayan non-mimbar. Memang itu tugas para staf, tetapi sama seperti yang sudah kita bahas di Roma 12:4-8, jemaat juga punya karunia-karunia yang bisa disalurkan lewat pelayanan-pelayanan.

Ada beberapa contoh yang bisa dilakukan jemaat untuk melayani bersama kami, bahkan tanpa perlu jemaat punya keahlian khusus. Hal yang penting di sini adalah kemauan untuk terlibat dan mengambil bagian melayani, seperti kisah gadis dari negeri Israel di 2Raja-raja 5:1-4. Kalau Anda lihat Tim Budaya & Penginjilan adalah tim pertama di daftar, jemaat bisa terlibat penginjilan dengan melakukan hal ini: Jemaat diharapkan mengajak orang-orang yang dikenal atau tidak dikenal untuk hadir di KeMah Alpha, dan mendampingi mereka menyaksikan setidaknya sampai selesainya video Alpha di sesi pertama.

Atau kalau Anda suka dengan pekerjaan klerikal, ketik-mengetik, yang butuh ketelitian, di Tim Editing Easy Worship, Inventaris PC & Laptop jemaat bisa membantu memasukkan lagu, meng-upgrade aplikasi easy worship, dan mengecek lirik lagu sesuai dengan bahasa yang baik. Staf Gereja sedang bekerja untuk membuat daftar pekerjaan pelayanan, mulai dari yang sangat sederhana, sampai hal-hal yang membutuhkan kemampuan khusus, supaya jemaat dari semua rentang usia, keahlian, yang rela memberi doa-daya-dana bagi pekerjaan Tuhan, bisa terlibat melayani seperti apa yang Gembala khotbahkan.

Untuk menutup khotbah kali ini saya mengajak jemaat untuk terlibat melayani. Jika dana jemaat terbatas, berilah daya yaitu kekuatan kita. Kalau pun itu terbatas berilah doa yang terangkat di hadapan Tuhan untuk pekerjaan Tuhan di tempat ini. Sekarang, saat masih di dalam ruang ibadah, saya juga ingin mengajak jemaat melayani, dengan duduk di kaki Tuhan dan menyembah DIA, dengarlah suaraNYA, seperti apa yang Maria lakukan di Lukas 10:39.

Leave a comment