THE POWER OF YOUNG MEN

Selamat malam rekan-rekan muda yang luar biasa. Semoga semua ada dalam kondisi yang baik, di tengah-tengah situasi yang tidak biasa ini. Ada satu ayat yang selalu ada di pikiran saya ketika berbicara dengan orang-orang muda, ayat itu ada di dalam Yosua 1:9.

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”

Malam hari ini kita akan berbicara tentang kekuatan orang muda, sesuatu yang perlu diketahui untuk mengerti kondisi Anda sekarang, dan merencanakan hal-hal yang akan datang. Dua hal mengenai kekuatan yang saya ingin Anda mengerti, yang pertama berasal dari Perjanjian Lama dan yang kedua berasal dari Perjanjian Baru.

Mari kita langsung bahas yang pertama dari Mazmur 8:3.

Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Ini mengacu pada kekuatan perkataan yang dimiliki oleh orang-orang muda bahkan sejak mereka sangat kecil. Macam perkataan seperti apa yang dimaksud ayat ini dijelaskan oleh Yesus ketika IA mengutip perkataan pemazmur di dalam Matius 21:16. Puji-pujian yang keluar dari mulut orang-orang muda adalah kekuatan. Tentu saja ini adalah cambuk bagi orang-orang muda untuk lebih lagi terlibat aktif dalam puji-pujian kepada Tuhan.

Bayangkan kekuatan Anda ada dalam sesuatu yang begitu mudah diakses, Anda tinggal membuka mulut dan memuji Tuhan. Itulah mengapa di GPdI selalu ditekankan untuk memuji Tuhan dengan perkataan “Haleluya!” yang artinya terpujilah Tuhan. Baru kemudian kita memberkati seseorang dengan perkataan-perkataan yang baik, bukan sebaliknya. Karena dalam puji-pujian terletak kekuatan orang muda.

Kita beralih ke bahasan yang kedua dari 1Yohanes 2:14.

Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat.

Ayat ini berbicara tentang tingkat kekristenan, orang Kristen anak, orang Kristen muda, dan orang Kristen Bapa. Tetapi saya tidak akan membahas mengenai perbedaan antara ketiganya, tetapi fokus saya adalah apa yang bisa dilakukan oleh orang Kristen muda. Memang betul tingkat kekristenan tidak bisa ditentukan oleh usia fisik. Tetapi menjadi doa saya bahwa apa yang dituliskan oleh Rasul Yohanes ini benar-benar menjadi kekuatan Anda, yaitu orang-orang yang kuat (dalam bahasa aslinya juga bisa berarti “berkuasa”), yang memiliki firman Allah di dalam dirinya, dan telah mengalahkan yang jahat.

Kalau kita kembali ke Kitab Yosua, menarik bahwa di Yosua 1:7-8 disebutkan dua kata yang semua dari kita inginkan baik sekarang maupun di masa depan yaitu “beruntung” dan “sukses”.

Keberuntungan dan kesuksesan dalam Alkitab bukan berasal dari latar belakang seseorang tetapi dari respons seseorang terhadap firman Allah. Jadi jangan takut kalau Anda tidak memiliki latar belakang yang luar biasa, karena respons Anda terhadap firman Allah yang akan menentukan jalan hidup Anda.

Mengenai hal ini diperlukan iman yang perkasa yang saya percaya sudah Anda pelajari di sesi sebelumnya. Malam ini Anda mempelajari bahwa Anda punya kekuatan dalam puji-pujian, dan Anda berkuasa untuk menaklukkan apa yang jahat karena firman Allah ada di dalam Anda. Jadi bagaimana Anda merencanakan masa depan setelah mengetahui kekuatan Anda sekarang, Anda bisa hidup berkemenangan dalam segala aspek, hubungan dengan sesama (keluarga, teman, masyarakat luas) dan dalam hubungan dengan Tuhan.

GodblesS

JEFF